Tips Menjadi Desginer Grafis Yang Handal

Menjadi seorang pendesain grafis rupanya tidak selalu harus kuliah jalur DKV atau semacamnya. Misalnya saja pendesain kami yang rupanya bukan seorang yang mempunyai background kuliah design, begitupun dengan ‘sesepuhnya’ di dunia design.

Lebih komplet, di bawah ini ialah narasi dari kami dan panduan singkat langkah jadi pendesain grafis tanpa kuliah design.

Bila kamu pengin jadi pendesain grafis, ada langkah-langkah fundamental yang penting disiapkan. Misalkan saja seperti, spirit, taste, dan ingin belajar design. Kamu dapat belajar mengenali design melalui buku-buku mengenai design seperti buku Nirmana: komponen-komponen seni dan design oleh Sadjiman Ebdi Sanyoto.

Disamping itu, kamu bisa juga membaca buku Tipografi dalam Design Grafis oleh Danton Sichombing FFA, dan ada banyak kembali. Selanjutnya dapat melalui video panduan design, dan workshop komune design yang menyebar di beberapa sosial media.

Kecuali membaca buku, dan menyaksikan video panduan, masihlah ada langkah jadi pendesain grafis seterusnya yang penting kamu kerjakan supaya lebih siap.

Belajar mengenal taste dan menggambar

Langkah jadi pendesain grafis yang pertama ialah belajar mengenali taste dan menggambar. Dalam masalah ini kamu tak perlu harus sampai professional.

Baca Juga : Ciptakan Efek Emosional Yang Kuat Untuk Potret Anda Dalam 9 Langkah Mudah

Minimal untuk cari tahu taste dalam berkreasi design, kamu harus mengenali nirmana, dan unsur-unsurnya. Di mana nirmana ialah pengetahuan mengenai membuat komponen-komponen visual seperti titik, garis, warna, ruangan dan struktur jadi satu kesatuan yang serasi.

Belajar menulis

Selanjutnya kamu harus belajar menulis, sebab pendesain yang bagus ialah komunikator yang bagus. Bukan hanya belajar gambar yang inovatif, tapi pendesain harus juga belajar komunikasi. Belajar untuk mengkomunikasikan gagasan dan ide dalam bahasa yang nikmat dan menarik.

Tentukan spesialisasi design

Sama seperti seorang dokter, pendesain mempunyai specialistasi. Misalkan saja, mempunyai specialistasi pada design iklan, design pemakai interface web atau mobile app, design tipografi, maupun design ikon set.

Kemudian, coba ketahui semua sektor khusus yang kamu meminati. Lantas saksikan kembali, yang mana pengin lebih kamu pelajari, dan dapat membuat kamu santai untuk pelajari design grafis.

Mengulik Aplikasi design

Sesudah kamu tentukan specialistasimu, kamu bisa tentukan program apa yang nanti akan kamu pakai. Misalkan bila kamu pengin jadi pendesain grafis yang dapat membuat simbol, iklan, print ad, pada umumnya kamu dapat memakai Adobe Photoshop atau Adobe Illustrator.

Bila kamu pengin jadi pendesain yang jago membuat pemakai interface dan pengalaman pengguna sebuah web/mobile app (UI/UX Designer), kamu dapat mengawali belajar program Sketch (untuk pemakai Mac) dan Adobe XD (untuk pemakai Windows).

Bila kamu pengin jadi editorial designer yakni, pendesain tatanan letak media penerbitan, kamu dapat belajar Adobe InDesign. Tetapi, pada umumnya untuk mulai belajar program design, kamu dapat belajar memakai program Canva.

Program Canva ini dapat dalami dengan memakai telephone pegang, di mana juga dan kapan saja. Canva sebuah service program daring yang memberikan fasilitas proses koreksi grafis, gampang dipakai untuk pendesain pemula.

Sesudah kamu dapat mengoprasikan program itu, kamu langsung bisa belajar Adobe Photoshop yang bisa didalami dari video panduan design yang menyebar di YouTube. Makin lama bila kamu stabil belajar, kamu tentu mahir dan jago memakai program keluarga garapan Adobe ini.

Membuat portfolio design

Ini adalah sisi yang juga sangat penting. Di mana point ini sebagai pembanding di antara kamu yang lain. Kamu harus punyai sebuah kelompok portofolio design, yang tentu saja berisi contoh beberapa karya design original kreativitasmu.

Buat kamu yang belum benar-benar punyai portofolio design, kamu dapat mengawali untuk tawarkan layanan design gratis ke rekan atau organisasi non-profit yang nanti dapat kamu mengumpulkan untuk jadi portofolio. Dan kamu bisa juga membuat curriculum vitae dengan style design kamu sendiri.